INFO KOTA SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT

Informasi Kota Singkawang Kalimantan Barat: budaya Dayak, Melayu, Tionghoa / China, gunung Poteng, Gereja, pemerintahan, kuliner, wisata, berita, Cap Go Meh, Imlek, Tatung, hotel, amoy, kelenteng, lowongan kerja, berita, penginapan, travel, taxi, rekreasi, grand mall, film, pontianak, bahasa hakka, makanan khas, pasir panjang, pemkot, peta, artis, tribun, mie, koran.

Selamat Datang Di Website Resmi Masyarakat Kota Singkawang - Terima kasih atas kunjungan Anda

ATRAKSI TATUNG YANG MEMUKAU DALAM PUNCAK CAP GO MEH SINGKAWANG 2016

ATRAKSI TATUNG YANG MEMUKAU DALAM PUNCAK CAP GO MEH SINGKAWANG 2016


Singkawang info. Hari ini, senin 22 Februari 2016 merupakan puncak festival Cap Go Meh Singkawang. Cap Go Meh adalah acara terbesar di kota Singkawang. Tatung adalah orang yang dimasuki arwah / roh / dewa ke dalam tubuhnya. Saat dirasuki, seorang tatung tidak merasa sakit ditusuk, atau disayat dengan benda tajam. Seorang tatung juga tidak mengeluarkan darah saat ditusuk. Tapi, sungguh ajaib bahwa tatung yang ditusuk benda tajam, cepat mengalami kesembuhan.  Acara Cap Go Meh ini berhasil menyedot ribuan orang, baik masyarakat Singkawang maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Singkawang untuk menyaksikan acara tahunan ini. Di daerah asalnya, China, tatung sudah punah. Atraksi tatung di Singkawang diyakini adalah terbesar di dunia. Oleh karena itu, pawai tatung dalam festival Cap Go Meh ini berskala tingkat internasional. Puncak Cap Go Meh Singkawang 2016 ini secara resmi dibuka dengan ditandai pemukulan genderang oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya beserta istri, Ny. Karyanti Sanjaya, Walikota Singkawang, Awang Ishak, beserta istri, Ny. Malika Awang Ishak, dan Deputi Kementerian Pariwisata Bidang Pemasaran Wisata Nusantara, Esthy Reko Astuti didampingi Forkorpimda Kalbar. Puncak perayaan Cap Go Meh tahun 2016 ini diikuti oleh 612 tatung. Pada pukul 09.00 WIB, acara dimulai. Para peserta tatung melewati panggung kehormatan yang ada di jalan Setia Budi. Saat itu, ribuan pasang mata terkonsentrasi menonton aksi para tatung yang bisa bikin merinding. Meskipun sempat diguyur hujan rintik-rintik, penonton tetap setia menyaksikan jalannya acara sampai akhir.























 
Powered By Eko Heru
Back To Top